PELNI Siap Optimal Layani 316 Ribu Penumpang Arus Balik Setelah Mudik

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia, yang lebih dikenal sebagai PELNI, telah berhasil mencatat prestasi yang menggembirakan selama periode arus mudik Lebaran 1447 H. Antara tanggal 6 hingga 22 Maret 2026, PELNI melayani total 316.602 penumpang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 100,5 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang pada tahun sebelumnya, yang tercatat sebanyak 315.128 penumpang. Pencapaian ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi laut dalam rangka mudik.

Puncak Arus Mudik dan Rute Favorit

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengungkapkan bahwa puncak arus mudik terjadi pada tanggal 18 Maret 2026, atau tiga hari sebelum Lebaran, dengan total penumpang mencapai 31.255 orang. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dalam melakukan perjalanan mudik, dan PELNI berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan ini dengan sebaik-baiknya.

Dalam laporan Ditto, ia juga mencatat bahwa pelabuhan keberangkatan yang paling ramai selama periode tersebut adalah Balikpapan, sementara pelabuhan kedatangan yang paling banyak dikunjungi berada di Surabaya. Rute Batam–Belawan menjadi salah satu yang paling diminati oleh para pemudik, menunjukkan preferensi masyarakat terhadap jalur yang efisien dan nyaman.

Persiapan PELNI untuk Arus Balik

Memasuki fase arus balik Lebaran yang berlangsung dari 23 Maret hingga 6 April 2026, PELNI telah merancang sejumlah langkah strategis guna menyajikan layanan Mudik Nyaman Bersama. Beberapa upaya ini meliputi peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, penambahan tenaga pelayanan dan pengamanan, serta memastikan semua armada dalam keadaan layak untuk melayani penumpang dengan optimal.

Saat ini, hingga tanggal 23 Maret 2026, penjualan tiket untuk periode arus balik telah mencapai 171.438 tiket. PELNI memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 2 April 2026, dengan proyeksi jumlah penumpang mencapai 27.009 orang. Angka ini menggambarkan antusiasme masyarakat untuk kembali ke tempat asal setelah merayakan Lebaran.

Pentingnya Memesan Tiket Secara Resmi

Ditto juga mengingatkan kepada para pemudik yang belum memesan tiket agar segera melakukan transaksi melalui saluran resmi PELNI. Hal ini penting untuk menghindari risiko kehabisan kuota atau membeli tiket tidak resmi yang dapat merugikan. Selain itu, ia menekankan pentingnya mematuhi protokol keselamatan saat berada di atas kapal serta menjaga kebersihan selama perjalanan agar semua penumpang merasa nyaman.

Komitmen PELNI terhadap Keamanan dan Kenyamanan

PELNI selalu mengutamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan prinsip “safety first, zero accident, dan service excellent”. Ditto menegaskan bahwa jika ada penumpang yang membutuhkan bantuan selama pelayaran, kru kapal siap memberikan pelayanan dengan sepenuh hati. Ini adalah bagian dari komitmen PELNI untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi laut nasional.

Saluran Pembelian Tiket PELNI

Tiket untuk perjalanan dengan kapal PELNI dapat diperoleh melalui berbagai saluran pembelian resmi, antara lain:

Pembayaran tiket juga telah dimudahkan melalui kerjasama dengan berbagai bank dan layanan keuangan, seperti BRIVA, BNI Virtual Account, dan Finpay. Ini menunjukkan upaya PELNI untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam setiap aspek perjalanan penumpang.

Data Keberangkatan dan Kedatangan

Selama arus mudik dari 6 hingga 22 Maret 2026, PELNI mencatat pelabuhan keberangkatan terpadat, sebagai berikut:

Sementara itu, untuk pelabuhan kedatangan terpadat, data menunjukkan:

Ruas Pelayaran Terpopuler

Ruas pelayaran yang paling banyak diminati selama arus mudik adalah:

Profil PELNI

PELNI, sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di sektor pelayaran, saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 rute dan mengunjungi 75 pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, PELNI juga mendukung aksesibilitas di daerah terpencil dengan melayani 30 trayek kapal perintis yang menjangkau 229 pelabuhan dan 516 ruas.

Dalam upaya meningkatkan layanan logistik, PELNI mengoperasikan delapan trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak. Ini semua merupakan bagian dari dedikasi PELNI dalam menyediakan transportasi yang aman dan efisien bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Exit mobile version