Yerin Ha Mengalami Diskriminasi Sebagai Pemeran Utama Bridgerton Musim Keempat?

Baru-baru ini, serial terkenal Netflix, Bridgerton, kembali menjadi pusat perhatian, namun bukan karena plot romantisnya yang menarik. Kali ini, sorotan ditujukan pada cara promosi serial tersebut, dimana salah satu bintang utama, Yerin Ha, tampaknya kurang mendapat sorotan. Kecaman mulai bermunculan dari penggemar yang menuduh adanya diskriminasi terhadap aktris Korea-Australia tersebut.
Kontroversi Yerin Ha di Bridgerton Musim Keempat
Berawal dari sebuah sesi foto promosi yang dipublikasikan oleh Netflix Spanyol, kontroversi ini mulai mencuat. Dalam postingan tersebut, Yerin Ha, Luke Thompson, dan Hannah Dodd tampil dalam satu frame. Namun, beberapa penonton menilai bahwa foto tersebut lebih menonjolkan Dodd, yang memerankan Francesca Bridgerton, sementara Ha dan Thompson seharusnya menjadi pasangan romantis utama di musim ini.
Perhatian masyarakat semakin terfokus pada isu ini ketika sebuah video promosi lain muncul, yang menunjukkan Ha terlihat duduk di bagian paling pinggir. Ketika video tersebut dipotong dalam format vertikal untuk media sosial, Ha sama sekali tidak terlihat, sehingga yang tersisa dalam bingkai tersebut hanyalah Thompson dan Dodd.
Kritik dan Kecaman
Surat kabar Spanyol, ABC, juga mendapat kritik setelah salah menuliskan nama Ha menjadi “Yern Ha”. Beberapa penggemar merasa bahwa kejadian ini bukanlah kesalahan teknis semata, tetapi sebuah diskriminasi. Para penggemar semakin khawatir bahwa Ha mendapatkan perlakuan rasisme dari Netflix.
Menyusul kejadian ini, publik dan penggemar Bridgerton mulai menyuarakan kekecewaan mereka. Mereka menuntut agar Netflix memperlakukan semua pemeran mereka secara adil dan memberikan sorotan yang sama, terlepas dari latar belakang ras atau etnis mereka.
Reaksi Publik
Isu ini menjadi viral dan mendapat sorotan publik yang luas. Sejumlah penggemar dan penonton menunjukkan dukungan mereka kepada Ha dan mengkritik cara Netflix mempromosikan serial ini. Mereka merasa bahwa Ha, sebagai salah satu bintang utama, seharusnya mendapatkan sorotan yang sama seperti pemeran lainnya.
- Beberapa penggemar merasa kecewa dan menuntut agar Netflix memperbaiki cara mereka mempromosikan serial dan pemeran mereka.
- Ada juga yang menyerukan boikot terhadap Netflix dan Bridgerton sampai mereka membuktikan bahwa mereka memperlakukan semua pemeran secara adil.
- Penggemar lainnya mengungkapkan simpati mereka kepada Ha dan berharap bahwa kejadian ini tidak akan mempengaruhi karirnya di masa depan.
Kesimpulan
Kontroversi ini menunjukkan betapa pentingnya perlakuan yang adil dan non-diskriminatif dalam industri hiburan. Tidak ada aktor atau aktris yang harus merasa kurang dihargai atau didiskriminasi karena ras atau etnis mereka. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi Netflix dan industri hiburan lainnya untuk selalu mempromosikan karya dan pemeran mereka dengan cara yang adil dan seimbang.