Santunan untuk Yatim dan Buka Puasa Bersama TTKKBI Memperkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, ada satu momen penting yang dapat memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial di antara kita. Kegiatan santunan yatim menjadi salah satu cara untuk menunjukkan rasa cinta dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. Pada 15 Maret 2026, keluarga besar Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) mengadakan acara santunan anak yatim piatu yang tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kebersamaan melalui tausiyah dan buka puasa bersama. Acara ini menjadi sebuah simbol kekuatan komunitas dalam merangkul dan memberikan perhatian kepada anak-anak yang kehilangan orang tua mereka.
Pelaksanaan Kegiatan Santunan Yatim
Kegiatan ini diselenggarakan di Sekretariat DPP TTKKBI, dimulai pada pukul 15.30 WIB dan berlanjut hingga acara selesai. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai jajaran pengurus dari DPW 1, DPW 2, DPC, serta anggota keluarga besar TTKKBI yang datang dari beragam daerah. Kehadiran mereka menciptakan atmosfer yang hangat dan penuh kedekatan, menandakan semangat kebersamaan dalam menjalani kegiatan ini.
Keberadaan Tokoh Penting
Turut hadir dalam acara tersebut Haji Tubagus Arif Hidayat sebagai Ketua Umum TTKKBI, Sekretaris Jenderal DPP TTKKBI Dodi Suryana, SE, serta Haji Subro Al Farizi beserta timnya. Kehadiran tokoh-tokoh ini menambah makna acara, di mana mereka tidak hanya berperan sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai panutan dalam menunjukkan kepedulian sosial.
Momen Khidmat Sebelum Santunan
Acara dimulai dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Mahdi, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan. Peserta yang hadir tampak menghayati setiap bait doa, dengan harapan agar Ramadhan kali ini dipenuhi dengan berkah dan keberkahan. Doa bersama ini menjadi pengingat pentingnya bersyukur dan memohon petunjuk dari Yang Maha Esa di bulan suci ini.
Pemberian Santunan kepada Anak Yatim
Setelah doa bersama, dilanjutkan dengan momen yang ditunggu-tunggu, yaitu penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Haji Tubagus Arif Hidayat yang didampingi oleh pengurus DPP TTKKBI. Harapan besar disematkan dalam setiap paket santunan, agar bisa memberikan kebahagiaan dan dukungan bagi mereka yang kehilangan orang tua.
Tausiyah dan Renungan Agama
Kegiatan kemudian berlanjut dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Chepy Albantani. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kewajiban salat lima waktu, serta memperbanyak doa dan amal baik selama Ramadhan. Pesan ini sangat relevan, mengingat bulan suci adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Pentingnya Ukhuwah Islamiyah
Ustadz Chepy juga mengajak para hadirin untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga hubungan baik antar sesama, dan meningkatkan kepedulian sosial kepada anak-anak yatim piatu. Pesan ini menggugah kesadaran kita akan tanggung jawab sosial yang dimiliki oleh setiap individu dalam masyarakat.
Pernyataan Ketua Umum TTKKBI
Dalam sambutannya, Haji Tubagus Arif Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian sosial TTKKBI. “Melalui acara ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan, serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan komitmen organisasi untuk terus berkontribusi pada masyarakat.
Doa Bersama untuk Keberkahan
Selain berbuka puasa, kegiatan ini juga mencakup tawasulan dan doa bersama, sebagai ungkapan syukur kepada Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā. Semua peserta berdoa agar diberi keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan berbagai aktivitas, baik dalam organisasi maupun kehidupan sehari-hari.
Suasana Kebersamaan yang Hangat
Sepanjang acara, suasana kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa. Peserta hadir dengan penuh keakraban, saling berbagi kebahagiaan, dan memperkuat semangat persaudaraan di bulan suci Ramadhan. Momen-momen seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama dan berkontribusi untuk kebaikan bersama.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui kegiatan ini, diharapkan tali silaturahmi di antara anggota dan pengurus TTKKBI semakin erat. Kegiatan santunan yatim piatu dan buka puasa bersama ini tidak hanya menjalin hubungan yang kuat, tetapi juga memperkuat solidaritas dalam menjaga nilai-nilai persaudaraan, budaya, dan kebersamaan yang menjadi jati diri organisasi. Semoga semangat ini terus berlanjut, membawa manfaat bagi semua yang terlibat.




