
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., mengambil langkah proaktif dengan melakukan inspeksi langsung ke berbagai pos pelayanan dan pengamanan yang telah disiapkan. Dari pintu tol hingga pos pam, dan dari Polsek ke stasiun kereta api, semua titik strategis diperiksa untuk memastikan bahwa para pemudik dapat kembali ke kampung halaman mereka dengan aman dan nyaman.
Inspeksi Mendadak untuk Kesiapan Pos Pelayanan
Pada hari Jumat, 13 Maret 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga sore, Kapolres melakukan sidak mendadak. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kabag Ops Kompol Martua Manik, S.H., M.H., Kasi Propam AKP Gomgom Silaen, Kasat Intel Iptu Rido Valentino Pakpahan, S.Kom., M.H., Kasat Lantas Iptu Devi Sirongoringo, S.H., S.Sos., dan Kanit Propam Aiptu Albert Malau. Tim ini dibentuk untuk memastikan setiap aspek kesiapan pos diperiksa secara mendetail.
Menjamin Kesehatan Personel
Salah satu fokus utama dalam sidak kali ini adalah memastikan kesehatan personel yang bertugas. “Saya ingin memastikan bahwa semua pos siap, dengan personel dalam kondisi sehat dan perlengkapan yang lengkap. Pemudik sudah merasa lelah di perjalanan, jadi kami tidak ingin mereka bertemu dengan petugas yang tidak siap atau menambah kesulitan,” ungkap Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat diwawancarai.
Lokasi Strategis yang Diperiksa
Kapolres dan timnya mengunjungi enam lokasi utama yang dianggap rawan macet dan menjadi pusat pelayanan bagi pemudik:
- Pos Yan II Pintu Tol Simpang Panei Tongah – dipimpin oleh Kapolsek Panei Tongah, AKP Daniel J. Damanik, S.H.
- Pos Yan I Pintu Tol Sinaksak – dipimpin oleh Kapolsek Serbalawan, AKP Gunawan Sembiring, S.H.
- Pos Pam II Bah Sampuran – dipimpin oleh Kapolsek Balata, AKP S. Purba, S.H.
- Polsek Balata – sebagai tempat “rumah” sementara bagi personel BKO dari Samapta Polda Sumut.
- Pos Pam Simpang Mayang
- Stasiun Kereta Api Cabang Perlanan
Fasilitas untuk Pemudik
Setiap lokasi yang dikunjungi telah mempersiapkan fasilitas untuk membantu para pemudik. “Semua pos sudah dalam keadaan siaga. Petugas siap, perlengkapan lengkap, termasuk tenda pelayanan, air minum gratis, dan P3K. Kami berkomitmen untuk tidak membiarkan satu pun pemudik mengalami kesulitan,” tambah AKP Verry.
Perhatian terhadap Kesehatan Petugas
Dalam sidak ini, Kapolres tidak hanya memeriksa peralatan dan administrasi, tetapi juga memastikan kesehatan setiap petugas. “Kapolres bertanya kepada setiap petugas: apakah mereka sudah makan? Tidur cukup? Apakah ada keluhan kesehatan? Beliau memahami bahwa petugas yang sehat dapat memberikan pelayanan yang maksimal. Jika petugas sakit, itu akan berdampak pada pemudik,” jelas AKP Verry.
Penempatan Personel BKO
Di Mako Polsek Balata, beberapa ruangan disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi personel BKO dari Samapta Polda Sumut yang akan bertugas selama Operasi Ketupat Toba 2026. “Kami telah menyiapkan tempat istirahat yang layak dengan fasilitas seperti kasur, kamar mandi, dan dapur. Personel BKO datang dari jauh untuk membantu, jadi kami harus memberikan tempat yang layak,” tegas Kapolres saat memeriksa fasilitas tersebut.
Interaksi dengan Pihak Kereta Api
Kapolres juga mengunjungi Stasiun Kereta Api Cabang Perlanan untuk berkomunikasi dengan petugas KAI. Stasiun ini melayani rute kereta dari Medan ke Rantau Parapat dan dari Tebing Tinggi ke Tanjung Balai. Hasil audiensi menunjukkan bahwa meskipun jumlah penumpang yang naik dan turun belum menunjukkan peningkatan, pengiriman barang titipan mengalami lonjakan yang signifikan.
Keamanan Barang Titipan
“Ini menarik. Meskipun orang belum mudik, banyak barang yang sudah dikirim lebih awal. Oleh-oleh dan bingkisan banyak yang menggunakan jasa kereta. Oleh karena itu, kami minta petugas KAI dan personel kami di stasiun untuk lebih waspada,” ungkap AKP Verry. Menanggapi hal ini, Kapolres langsung memerintahkan penambahan jam patroli dari Polsek Perdagangan agar keamanan di stasiun dapat ditingkatkan, terutama dalam pengawasan barang titipan yang berpotensi menjadi sasaran pencurian atau penyembunyian barang terlarang.
Operasi Ketupat Toba 2026: Lebih dari Sekadar Pengaturan Lalu Lintas
Operasi Ketupat Toba 2026, yang dilaksanakan berdasarkan surat telegram Kapolda Sumut dan rencana operasi Polres Simalungun, bukan hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas. Operasi ini merupakan upaya komprehensif yang mencakup pelayanan, pengamanan, dan kenyamanan bagi para pemudik.
Menjadi Teman Bagi Pemudik
“Kami tidak ingin hanya dikenal sebagai polisi yang melakukan tilang atau mengatur kemacetan. Kami ingin menjadi sahabat bagi para pemudik. Jika ada yang mogok, kami bantu. Jika ada yang sakit, kami tolong. Jika ada yang tersesat, kami arahkan. Itulah bentuk pelayanan yang sebenarnya,” ungkap AKP Verry dengan semangat.
Regulasi dan Dukungan Operasional
Operasi ini didukung oleh berbagai regulasi, termasuk UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI dan Perkap No. 08 Tahun 2021 tentang Sistem Operasional Polri. Dalam setiap kunjungan ke pos, Kapolres selalu menekankan pentingnya memperlakukan pemudik layaknya keluarga sendiri.
Melayanai dengan Hati
“Bayangkan jika ibu atau adik kita yang mudik, tentu kita ingin mereka dilayani dengan baik. Begitu juga dengan semua pemudik yang melalui Simalungun. Mereka adalah keluarga kita, saudara kita. Layani mereka dengan sepenuh hati,” pesan Kapolres kepada seluruh personel yang bertugas.
Persiapan 100% untuk Operasi Ketupat Toba 2026
Operasi Ketupat Toba 2026 akan berlangsung selama periode mudik dan balik Lebaran. Polres Simalungun sudah siap dengan 100% kesiapan personel, sarana, dan mental untuk melayani. Bagi pemudik yang akan melintas Simalungun, mereka dapat merasa tenang karena Polres Simalungun telah berkomitmen untuk menjaga keselamatan mereka hingga tiba dengan selamat di kampung halaman.
Selamat mudik, hati-hati di jalan, dan sampai jumpa di kampung halaman!


