Tokoh Pancur Batu Gurusinga Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun, Wariskan Pengabdian kepada Masyarakat

Pancur Batu – Kabar duka melanda komunitas Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Sehat Gurusinga, seorang tokoh masyarakat dan Komisaris Utama PT Key Key Cahaya Gemilang, telah berpulang pada malam hari, 16 Maret 2026, dalam usia 79 tahun.
Kepergian almarhum terjadi di Rumah Sakit St. Elisabeth Medan, Sumatera Utara, dan berita tersebut dikonfirmasi oleh Direktur PT Key Key Cahaya Gemilang, Marionta Tarigan.
“Benar, Pak Sehat Gurusinga telah meninggal dunia di RS St. Elisabeth Medan pada malam Senin,” ungkapnya kepada awak media.
Jenazah almarhum dibawa ke rumah duka yang terletak di Jalan Jamin Ginting KM 24, Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu. Pengawalan dilakukan oleh pihak kepolisian dan diiringi oleh ratusan karyawan dari PT Key Key Cahaya Gemilang serta kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara.
Rencananya, pemakaman almarhum akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Maret 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, di pemakaman keluarga yang berada di kawasan Jalan Jamin Ginting KM 24, Desa Tiang Layar.
Sehat Gurusinga: Tokoh Pancur Batu yang Menginspirasi
Sehat Gurusinga dikenal sebagai sosok yang sederhana dan dekat dengan masyarakat, terutama di wilayah Pancur Batu hingga Sibolangit. Lahir pada 31 Desember 1948, ia merupakan anak sulung dari empat bersaudara. Dalam perjalanan hidupnya, Gurusinga bukan hanya terkenal sebagai tokoh sosial, tetapi juga sebagai pengusaha yang sukses.
Ia adalah pendiri PT Key Key Cahaya Gemilang, yang bergerak di bidang kontraktor dan pertambangan, dan telah dikenal luas di kawasan Deli Serdang dan Kota Medan. Perusahaan ini berawal dari usaha kecil yang dikenal sebagai CV Key Key pada tahun 2016, yang hanya memiliki lima karyawan dan 15 unit armada.
Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut mengalami perkembangan pesat, dan pada tahun 2022 resmi bertransformasi menjadi PT, dengan jumlah karyawan meningkat menjadi 160 orang, didukung oleh 46 unit tronton dan belasan ekskavator.
Pengabdian Sehat Gurusinga kepada Masyarakat
Selain kesuksesannya dalam dunia bisnis, Sehat Gurusinga juga memiliki dedikasi yang tinggi terhadap masyarakat. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Desa Tiang Layar selama tiga periode, dari tahun 1986 hingga 2003. Selama masa kepemimpinannya, ia dikenal mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Semasa hidup, Gurusinga dikenal sebagai sosok yang dermawan. Ia sering membantu masyarakat yang kurang mampu, termasuk memberikan bantuan beras secara gratis melalui usaha penggilingan padinya yang dikenal dengan nama “Gilingan Padi Setia.”
Di samping itu, ia juga mendirikan CV Tora (Tolong Rakyat), sebuah wadah yang bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Desa Tiang Layar hingga Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit.
Keluarga Sehat Gurusinga
Almarhum meninggalkan enam orang anak, salah satunya adalah Aipda Setia Bije Gurusinga, yang saat ini aktif bertugas di jajaran Polda Sumatera Utara. Anak sulungnya, Edy Suranta Gurusinga, adalah seorang pensiunan anggota kepolisian yang pernah bertugas di satuan Reserse Poltabes Medan dari tahun 1994 hingga 2004.
Setelah pensiun, Edy memilih untuk beralih ke dunia usaha dan pertanian di Pancur Batu serta Sibolangit, termasuk mengembangkan usaha wisata yang dikenal dengan nama Pantai Kenan. Edy Suranta Gurusinga juga mewarisi kepedulian sosial dari ayahnya, sering memberikan bantuan kepada anak yatim, kaum duafa, dan lansia.
Warisan Sehat Gurusinga
Kepergian Sehat Gurusinga meninggalkan kesedihan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat yang menganggapnya sebagai sosok panutan. Dedikasi, kesederhanaan, dan kepeduliannya terhadap sesama menjadi warisan berharga yang akan terus dikenang oleh masyarakat Desa Tiang Layar dan sekitarnya.
Sehat Gurusinga adalah contoh nyata bagaimana seorang tokoh pancur batu dapat memberikan pengaruh yang positif bagi lingkungannya. Melalui setiap tindakan dan kontribusinya, ia telah menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari materi, tetapi juga dari seberapa besar dampak yang dapat diberikan kepada orang lain.
Dengan segala pengabdian dan kebaikannya, namanya akan selalu diingat dan dikenang sebagai salah satu tokoh masyarakat yang telah memberikan banyak inspirasi dan harapan bagi banyak orang di sekitarnya.


