depo 10k slot depo 10k
Natuna

Yayasan RCT Perkuat Komitmen Terhadap Transparansi dan Kepatuhan pada SOP

Yayasan Rakyat Cerdas Ternutrisi (RCT) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan resmi mengenai berbagai isu yang muncul terkait operasional mereka di MBG Sedanau. Dalam konteks meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi dan kepatuhan terhadap prosedur, yayasan berkomitmen untuk memberikan klarifikasi yang diperlukan.

Pernyataan Resmi Yayasan RCT

Ketua Yayasan RCT, Agung Anugrah Putra, menegaskan pentingnya meluruskan informasi yang beredar untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, isu-isu yang muncul harus disikapi dengan bijak agar masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas mengenai operasional yayasan.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada media, yayasan menegaskan bahwa seluruh aktivitas operasional mereka telah dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Komitmen ini bertujuan untuk menjaga kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat, terutama dalam konteks program yang dijalankan.

Komitmen terhadap SOP

Agung menyatakan, “Kinerja Asisten Lapangan (Aslap) kami selama ini telah sejalan dengan SOP yang ditetapkan. Kami berupaya memastikan semua kegiatan operasional berlandaskan pada ketentuan yang ada untuk menjaga mutu dan efektivitas layanan kepada masyarakat.”

Terkait dengan isu yang berkembang mengenai kenaikan harga bahan pokok seperti tempe dan gas, yayasan mengakui adanya penyesuaian dalam proses pengadaan. Namun, mereka menekankan bahwa penyesuaian harga masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan dilakukan secara adil dengan mempertimbangkan kondisi pasar yang berlaku.

Transparansi dalam Proses Pengadaan

“Seluruh proses pengadaan kami lakukan dengan cara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Agung, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam setiap langkah yang diambil oleh yayasan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Menyikapi laporan mengenai temuan daging ayam yang ditemukan dalam kondisi membusuk, yayasan menjelaskan bahwa saat barang diterima oleh admin gudang, kondisi daging tersebut masih segar dan layak. Kerusakan yang terjadi disebabkan oleh masalah teknis pada sistem pendinginan selama penyimpanan.

Pengelolaan Kejadian Tak Terduga

Agung menegaskan, “Ayam tersebut tidak pernah diolah atau didistribusikan kepada pihak mana pun.” Hal ini menunjukkan perhatian yayasan terhadap keamanan dan kesehatan masyarakat dalam setiap aspek operasionalnya.

Lebih lanjut, yayasan menyatakan bahwa supplier yang terkait tidak mengajukan klaim pembayaran atas kejadian tersebut. Sebagai bentuk komitmen untuk menjaga hubungan kerja sama yang baik, kerugian ditanggung sepenuhnya oleh supplier.

Evaluasi dan Peningkatan Sistem Pengawasan

Yayasan RCT juga menekankan pentingnya kewenangan admin gudang untuk menolak barang yang tidak memenuhi standar. Kejadian ini akan dijadikan dasar evaluasi internal untuk memperkuat sistem pengawasan dan penyimpanan ke depan.

Menanggapi masukan dari masyarakat mengenai kualitas menu yang disajikan, yayasan terbuka untuk klarifikasi. Mereka mengajak pihak-pihak yang memberikan kritik untuk menyampaikan data lebih rinci agar evaluasi bisa dilakukan secara objektif dan transparan.

Pandangan Masyarakat

Salah seorang warga Sedanau, Ismail, memberikan pendapat mengenai situasi ini. Ia melihat bahwa yayasan memiliki kendali penuh dalam menjalankan program, dan berharap agar langkah-langkah tegas dapat diambil demi keberlanjutan kegiatan yayasan.

“Pada prinsipnya, yayasan memiliki hak dan kendali penuh. Jika ada rekanan yang tidak lagi bekerja sama, kami berharap yayasan dapat segera mengambil tindakan, termasuk membangun dapur baru agar program tetap berjalan dan masyarakat, khususnya anak-anak, tetap mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Komitmen Terhadap Profesionalisme

Yayasan RCT menekankan komitmennya untuk terus menjalankan operasional dengan profesionalisme, transparansi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pihak yayasan juga mengimbau semua pihak untuk menyampaikan informasi secara berimbang dan berbasis fakta demi menjaga kepercayaan publik.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi dengan pihak lain, termasuk Wan Safri selaku mitra Yayasan RCT, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai situasi yang ada.

Back to top button