kpkgg

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

Tabagsel

Gus Irawan Lepas 19 Peserta Diklat Laskar Gerindra untuk Tingkatkan Pengabdian Masyarakat

Di tengah dinamika politik dan kebutuhan yang terus berkembang di masyarakat, penting bagi para kader partai untuk memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai. Hal ini diakui oleh Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, yang baru-baru ini menyaksikan pelepasan 19 peserta Diklat Laskar Gerindra. Acara tersebut berlangsung di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini bukan sekadar ritual, tetapi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pengabdian masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur.

Pelepasan Peserta Diklat Laskar Gerindra

Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Ketua DPC Partai Gerindra Tapanuli Selatan, Abdul Basit Dalimunthe, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD. Kehadiran jajaran pengurus DPC, anggota Fraksi Gerindra DPRD, serta calon peserta yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Sibolangit, Sumatera Utara, menambah nuansa kebersamaan dalam acara tersebut. Peserta diklat ini akan memulai rangkaian pelatihan yang dijadwalkan mulai Jumat, 2 Oktober 2026.

Menurut Abdul Basit, dari 19 peserta yang diberangkatkan, mereka mewakili berbagai unsur anggota DPRD dan DPC Gerindra di wilayah Tapanuli Selatan. Selama proses seleksi, setiap peserta telah melalui tahapan pemberkasan yang ketat dan terdaftar dalam sistem pendaftaran diklat. Ini menunjukkan komitmen partai dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para kadernya.

Proses Pendaftaran yang Menantang

Selanjutnya, Abdul Basit menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam proses pendaftaran. Antusiasme yang tinggi dari calon peserta di tingkat nasional menyebabkan sistem pendaftaran mengalami kendala teknis. Tercatat, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 1.200 orang, sementara kuota yang disediakan hanya 523 peserta. Dalam kompetisi yang ketat ini, Tapanuli Selatan beruntung dapat mengirimkan 19 kader terbaiknya untuk mengikuti diklat ini.

“Kami berharap agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian diklat dengan penuh kesungguhan. Pembelajaran yang diperoleh harus dapat digunakan untuk memperkuat kaderisasi Partai Gerindra di Tapanuli Selatan,” imbuhnya dengan penuh harapan.

Pesan dan Harapan Bupati

Dari sisi lain, Bupati Gus Irawan mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada DPC Gerindra Tapsel serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan keberangkatan para peserta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan agar para peserta mengikuti diklat dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik Tapanuli Selatan selama menjalani pelatihan.

“Selamat kepada 19 peserta yang akan mengikuti Diklat Laskar Gerindra. Manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, sehingga setelah kembali, kalian dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan daerah dan bangsa,” tegas Gus Irawan.

Pentingnya Pendidikan dan Kaderisasi

Gus Irawan, yang memiliki pengalaman panjang dalam memimpin Partai Gerindra di Sumatera Utara, menggarisbawahi bahwa pendidikan dan kaderisasi merupakan elemen penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Ia menekankan perlunya wawasan, kedisiplinan, dan pemahaman yang mendalam tentang kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi.

Politisi senior ini juga menyoroti pentingnya keberlanjutan proses kaderisasi. “Kader tidak seharusnya hanya hadir ketika ada momentum politik. Kaderisasi harus dilakukan secara berkelanjutan untuk menguji kualitas dan komitmen kader dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya dengan tegas.

Keterlibatan Aktif di Masyarakat

Gus Irawan juga mengajak para kader untuk terus belajar dan memahami berbagai isu yang dihadapi masyarakat. Ia menyarankan agar mereka mampu menjelaskan program-program pembangunan dengan jelas kepada masyarakat. Keterlibatan aktif ini sangat penting agar para kader tidak hanya jadi pengamat, tetapi juga menjadi solusi dalam setiap permasalahan yang ada.

Dalam arahan lebih lanjut, Gus Irawan yang pernah menjabat selama tiga periode di DPR RI, berbagi pengalaman berharga selama menjalani aktivitas politik dan pemerintahan. Ia menekankan pentingnya bagi kader untuk memahami kebijakan secara menyeluruh. Mereka tidak hanya dituntut untuk memberikan kritik, tetapi juga harus mampu menawarkan solusi yang konkret.

Menjadi Kader yang Bertanggung Jawab

“Ketika kita memberikan kritik, itu harus disertai dengan pemahaman yang mendalam tentang masalah yang ada. Kita harus memberikan solusi yang tepat. Begitu juga ketika ada program yang berpihak kepada masyarakat, kita harus mengawal dan menjelaskan dengan baik,” kata Gus Irawan, mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam berpolitik.

Dia juga menekankan bahwa penting bagi para kader untuk memahami berbagai program pembangunan, termasuk yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan, dan pemerataan pembangunan. “Kader di daerah memiliki peran yang sangat penting dalam menjembatani informasi pembangunan kepada masyarakat. Ini agar setiap program dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tambahnya.

Momentum Pendidikan dan Pelatihan

Diharapkan, momentum pendidikan dan pelatihan ini akan menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk meningkatkan kapasitas diri mereka. Gus Irawan menginginkan agar semangat para kader semakin meningkat setelah mereka kembali ke masyarakat, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Manfaatkan momentum ini untuk belajar. Setelah kalian kembali, saya berharap semangat kalian semakin tinggi untuk hadir di tengah masyarakat, membangun daerah dan bangsa, serta membawa nama baik Tapanuli Selatan,” ungkapnya dengan penuh harapan.

Persiapan Menuju Sibolangit

Ke-19 peserta diklat selanjutnya dijadwalkan berangkat menuju Sibolangit untuk mengikuti Diklat Laskar Gerindra yang dimulai pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan pelepasan tersebut ditutup dengan doa bersama dan makan malam sebagai bentuk kebersamaan sebelum para peserta menjalani rangkaian pendidikan dan pelatihan yang diharapkan dapat mempersiapkan mereka untuk menjadi kader yang lebih baik.

Back to top button